Rabu, 21 April 2021

Rangkuman Materi 4,5 dan 6 Mata kuliah Sistem informasi Geografis

Nama : Ninda
Nim : 18.01.013.093
Dosen Pengampuh : Nawassyarif, S.Kom.,MPd
Matkul : Sistem Informasi Geografis

                                              Rangkuman Materi

Data spasial atau keruangan merupakan data yang merepresentasikan kenampakan nyata permukaan bumi. Data spasial terdiri dari dua macam yaitu data raster dan data vektor.

Data vektor adalah data yang menampilkan pola keruangan dalam bentuk titik, garis, kurva atau poligon. Data vektor sangat baik untuk merepresentasikan fitur-fitur jaringan jalan, gedung, rel kereta dan letak koordinat. Kelemahan data ini adalah ketidakmampuannya dalam mengakomodasi perubahan fenomena yang bersifat gradual.
     
Data raster adalah data yang menampilkan sisi ruang bumi dalam bentuk pixel (picture element) yang membentuk grid/petak dan dihasilkan dari penginderaan jauh. Pada data raster, resolusi tergantung pada ukuran pixel-nya. Semakin kecil ukuran permukaan bumi yang direpresentasikan maka akan semakin tinggi resolusinya. Data raster sangat baik untuk menggambarkan keadaan jenis tanah, vegetasi dan kelembaban tanah. Kelemahan data raster terletak pada besarnya ukuran file, semakin tinggi resolusi gambar maka ukuran file akan semakin besar.


Hal yang harus  diperhatikan dalam membagun SIG : 
1. Hardware       
2. Software 
3. Brainware 
4. Data
5. Keorganisasian (team work)
6. Penyajian user friendly

Kemampuan GPS :
• GPS dapat memberikan informasi tentang posisi, kecepatan, dan waktu secara cepat, akurat, murah, dimana saja di bumi ini pada setiap saat tanpa tergantung cuaca.
• GPS adalah satu-satunya sistem navigasi ataupun sistem penentuan posisi, selama beberapa abad ini, yang mempunyai karakteristik prima seperti tersebut.

Trend Teknologi SIG
Trend open source
Fenomena open source (ILWIS, GRASS,QGIS)
- IGOS (Indonesia Go Open Source)
- IGORSOS (Indonesia Go Remote Sensing Open Source)

Kebutuhan pengguna teknologi geoinformasi yang semakin meningkat menimbulkan dampak terhadap pengembangan teknologi geoinformasi yang tepat guna;

Kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak teknologi geoinformasi yang sangat murah;

Prospek pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak teknologi geoinformasi;

Trend citra satelit :ALOS

Diluncur kan oleh JAXA-Japan tahun 2006 lalu.

Satelit Three in One, mempunyai 3 alat system perekam PALSAR, AVNIR 2 dan PRISM.

PALSAR merupakan sensor aktiv radar yang dapat tembus awan, cocok sekali untuk negara indonesia yang yang beriklim tropis (banyak awan), AVNIR-2 mempunyai 4 band baik untuk identifikasi permukaan darat dan PRISM sangat baik untuk pembentukan topografi (3D) permukaan

Perkembangan geoinformatik di indonesia

Berkembang pesat sejalan dengan berkembangnya teknologi Information and Communication Technology (ICT). Hal lain adalah tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pemecahan suatu masalah dengan memanfaatkan data dan informasi geospasial (geospatial awareness) disamping munculnya kesadaran bahwa di Indonesia khususnya, banyak terjadi bencana alam (disaster awareness). Namun kondisi perkembangan tersebut kurang begitu kondusif dikarenakan koordinasi dan organisasai yang sangat lemah.   

Kemampuan SIG
1) What is at...?(Apa yg ada di..?) –Digunakan utk mencari keterangan (atribut) /eskripsi mengenai unsur peta ygterdapat pd lokasi tertentu. Lokasi ini dapat dijelaskan dgn menggunakan berbagai cara, spt: nama lokasi, kode lokasi (kode pos), atau referensi geografinya (koordinat). 
2)Where is it?(Mana itu?) –Kebalikan dari (1), dan melakukan analisis spasial utk menjawabnya. –Pertanyaan ini mengidentifikasi unsur peta yg deskripsinya ditentukan. SIG dapatmenentukan lokasi yg memenuhi bbrp syarat/kriteria sekaligus. –Misalnya SIG dptmenentukan lokasi yg sesuai utk pengembangan lokasi pemukiman penduduk ygmemiliki bbrp persyaratan yg harus dipenuhi.
3) What has changed since...?(Apa yg telah berubah sejak...?) –Melibatkan baik pertanyaan (1) maupun (2). –Untuk menjawab (3) inidiperlukan bbrp layer (data spasial) yg didapat dari bbrp kali pengamatan /pengukuranscr periodik. –Unsur2dalam setiap layer ini, kemudian dibandingkan satu sama lain dgn unsur2yg terdapat dlm layer yg lain dgn menggunakan fasilitas fungsianalisis spasial maupun atribut. –Hasil perbandingan ini adalah kecenderungan perubahan / trend spasial maupun atribut dari berbagai unsur peta.
4) What spatial pattern exist…?(Apa pola spasial yg ada…?) –Juga melibatkan pertanyaan (1) dan (2). –Pertanyaan ini lebih menekankanpd keberadaan pola2yg terdapat di dalam data2spasial (jugaatribut) / layerssuatu SIG. 
5) What if…?(Bagaimana jika…?) –Berkenaan dgn masalah pemodelan di dalam SIG. –Secara konsepsi,pemodelan dalam SIG dpt diartikan sbg penggunaan fungsi dasar manipulasi dananalisis utk menyelesaikan persoalan yg cukup komplek. Kelima pertanyaan ini dpt dijawab menggunakan SIG
Data atribut dan data spasial
Struktur data dasar SIG
Konsep layer dunia nyata
Contoh penggunaan IoT dan BIG data













Kamis, 08 April 2021

Rangkuman Jurnal Nasional dan internasional Sistem Informasi Geografis

 

Nama : Ninda

Nim : 18.01.013.093

Mata Kuliah : Sistem Informasi Geografis

Dosen Pemgampuh : Nawassyarif S.Kom, M.Pd

www.uts.ac.id

 

JURNAL NASIONAL

1.             Judul : SISTEM INFORMASI GEOGRAFI BATAS WILAYAH KAMPUS UNIVERSITAS                               MULAWARMAN MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS API 

Tujuan penelitian :

Tujuan penelitian ini untuk membangun sebuah aplikasi peta digital batas wilayah Kampus Gunung Kelua Universitas Mulawarman yang dilengkapi dengan batas keliling dari wilayah Kampus Gunung Kelua Universitas Mulawarman dengan menggunakan Google Maps API berbasis web.

 

Rumusan Masalah :

”Bagaimana membangun Sistem Informasi Geografi Wilayah Kampus Universitas Mulawarman Menggunakan Google Maps API”.

Metode penelitian :

·         Tahapan Pengembangan Sistem Tahapan  Perencanaan

·         Tahapan Analisis Tahapan Analisis  Kebutuhan

·         Tahapan Perancangan

·         Tahapan Penerapan

·         Tahapan Pengujian

Kesimpulan :

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, dapat diperoleh beberapa kesimpulan, diantaranya :

1.      Telah dibangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografi Wilayah Kampus Universitas Mulawarman Menggunakan Google MAPS API.

2.       Aplikasi Sistem Informasi Geografi Wilayah Kampus Universitas Mulawarman menggunakan Google Maps API berfungsi sebagai sebuah situs online yang mampu memberikan informasi mengenai Wilayah Kampus Universitas Mulawarman berupa informasi, letak atau posisi batas wilayah serta bangunan yang berada di wilayah Kampus Gunung Kelua Universitas Mulawarman. 

3.      3. Berdasarkan 3 kriteria penilaian yaitu : tampilan (nilai maksimal 48, presentase 40%, rata-rata 4.01), kecepatan (nilai maksimal 126, presentase 53%, rata-rata 4.13), fungsi (nilai maksimal 126, presentase 53%, rata-rata 4.13) dapat disimpulkan bahwa aplikasi Sistem Informasi Georgafi Wilayah Kampus Universitas Mulawarman Menggunakan Google MAPS API dapat digunakan dengan baik.

 

2   Judul : PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM APLIKASI                 PELAPORAN DAN PELACAKAN KEJAHATAN BERBASIS ANDROID

 

    Rumusan Masalah :

 Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu mengatasi masalah kejadian kejahatan disekitar masyarakat dengan bantuan aplikasi pelaporan kejahatan. Hal ini dikarenakan informasi kejahatan yang terjadi di lokasi tertentu sangat lambat diterima oleh pihak kepolisian. Sehingga perlu dibuat satu pendekatan yang dapat mempercepat dan memudahkan masyarakat melaporkan kejahatan kepada pihak berwenang.

 

    Tujuan Penelitian :

 

 Tujuan dari penelitian ini adalah agar masyarakat bisa ikut berperan aktif dalam permasalahan kejadian kriminal yang diaplikasikan dalam bentuk aplikasi pelaporan dan pelacakan kejahatan yang bisa dipakai secara global oleh seluruh daerah di Indonesia, sehingga masyarakat bisa melaporkan kejadian kejahatan maupun jenis kejadian lainnya di sekitar mereka tanpa harus datang ke kantor polisi terlebih dahulu. Dengan memanfaatkan geofence dari google maps maka pelaporan dan penanganan tindakan kejahatan bisa lebih tepat sasaran.

 

Metode penelitian :

 

a. Pengumpulan data

b. Analisis sistem berdasarkan hasil dari pengumpulan data

c. Rancangan sistem

d. Pemrograman atau pengkodean sistem

e. Pengujian

 

Kesimpulan : Dengan diterapkannya aplikasi lapor Polri ini kepada masyarakat memungkinkan terjadinya kesinambungan dan peran aktif masyarakat dalam mengatasi tindak kejahatan di lingkungan sekitar. Tidak hanya fokus pada tindak kejahatan saja melainkan juga seperti pengaduan masyarakat berkaitan dengan unjuk rasa, kecelakaan, bahkan pungutan liar. Selain itu, polisi juga bisa lebih dini mengetahui tindak kejahatan yang dilaporkan masyarakat secara realtime. Meskipun saat ini aplikasi lapor Polri masih dalam tahap pengembangan, fitur-fitur yang ada dari aplikasi lapor Polri ini bisa menjadi solusi dari maraknya kasus-kasus kejahatan seperti pembegalan maupun kasuskasus lainnya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada dalam hal ini adalah smartphone.

3.    .  Judul :  APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB PENYEBARAN                 DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH

 

    Metode penelitian :

 

         a. Studi Kepustakaan      

        b. Pengumpulan data-data

        c. Analisis

        d. Perancangan Sistem

        e. Implementasi

        f. Tes Kelayakan

 

    Tujuan Penelitian :

 

      untuk membantu mengumpulkan data, menyimpan data serta menganalisis objek beserta data geografis yang bersifat penting dan kritis untuk dianalisis.

 

 

    Kesimpulan :

 

Kesimpulan yang dapat diambil dari pembuatan sistem informasi goegrafis berbasis web penyebaran dana operasional sekolah maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut:

 

a. Sistem informasi geografis penyebaran dana operasional sekolah yang dibangun mampu menampilkan informasi sekolah yang menerima dana bantuan operasional sekolah.

b. Sistem informasi geografis ini dapat menampilkan data peta dan dapat dirubah datanya.

c. Sistem ini dapat memberikan wacana baru dalam penyajian informasi geografi secara on-line yang dilengkapi dengan analisa dataspasial berupa gambar, dan analisa atribut lainnya.

d. Pengguna dapat memilih tampilan layer dan melakukan pencarian , yaitu pilih layer  dan item pilihan dan kriterianya , untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.

 

4.    . Judul : SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN POTENSI SMA/SMK BERBASIS WEB (Studi Kasus : Kabupaten Kebumen)

 

Rumusan Masalah :

 

Dinas Pendidikan kabupaten Kebumen saat ini menangani banyak sekolah, akan tetapi pengelolaan sekolah belum dapat dilakukan secara optimal sehingga hal ini dapat mengakibatkan permasalahan pengelolaan pendidikan. Dinas Pendidikan kabupaten Kebumen telah memiliki website sebagai media informasi yang mampu diakses secara global, namun informasi – informasi yang ditampilkan dalam website tersebut bersifat umum, belum mempu menggambarkan secara detail mengenai keaadan suatu SMA/SMK.  Untuk itu diperlukan suatu rencana strategis, melalui

 

Metode Penelitian :

 

1.      Subyek Penelitian

2.       Metode Pengumpulan Data

3.       Studi Literatur

4.       Metode Wawancara

 

Tujuan Penelitian :

Untuk itu diperlukan suatu rencana strategis, melalui perencanaan strategis inilah Dinas Pendidikan kabupaten Kebumen secara sistematis dapat mengembangkan suatu sistem manajerial yang efektif dan efisien, yaitu dengan Sistem Informasi Geografis Pemetaan Potensi SMA/SMK berbasis web. Dengan adanya dukungan teknologi SIG yang berbasis web, diharapkan pengguna dapat mengakses melalui media internet, sehingga pendistribusian informasi dapat meluas hingga seluruh nusantara.

 

Kesimpulan :

 

Dari pembahasan tersebut penelitian ini berjudul Sistem Informasi Geografis Pemetaan Potensi SMA/SMK  adalah sebagai berikut :

1. Dengan adanya sistem informasi geografis yang berbasis web menggunakan  bahasa pemrograman PHP berbasis Framework Codeigniter 2.0.2 dan tampilan  peta yang merupakan service dari Google Map, akan mempermudah pengguna  dalam mencari lokasi SMA/SMK dan mempermudah dalam mendapatkan  informasi SMA/SMK.

2. Sistem yang dibuat meliputi input, edit data  SMA/SMK dan penentuan titiktitik SMA/SMK dan jarak SMA/SMK dari sebuah posisi berdasarkan radius yang ditentukan.

3. Sistem yang dibuat dapat menampilkan data SMA/SMK yaitu menampilkan identitas SMA/SMK, data guru dan karyawan, data siswa, data fasilitas dan data UAN serta menampilkan letak SMA/SMK

5. Judul : SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PARIWISATA KOTA KUPANG

Rumusan masalah :

Kota Kupang memiliki potensi wisata yang beragam, baik potensi alam maupun kekayaan budaya. Perkembangan pariwisata di Kota Kupang semakin meningkat, oleh sebab itu diperlukan pendekatan secara teknologi dalam mendapatkan informasi pariwisata guna meningkatkan pendapatan melalui usaha pengembangan potensi wisata daerah ini.

 

Tujuan penelitian:

Penelitian ini menghasilkan sebuah SIG di Kota Kupang yang berbasis web yang didalamnya terdapat informasi jenis wisata, lokasi wisata serta fasilitas wisata tambahan berupa informasi hotel dan travel yang ada di Kota Kupang. Sistem ini juga menyajikan informasi – informasi berita mengenai kegiatan pariwisata yang ada di wilayah Kota Kupang maupun di luar wilayah Kota Kupang yang masih tercakup dalam Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Metode penelitian :

1.       Pengumpulan Data

2.        Studi Literatur

3.        Wawancara

4.        Observasi

5.       Perancangan Sistem

Kesimpulan :

Setelah seluruh sistem ini dibangun melalui tahap pengujian atau testing maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

o   Dengan dibangunnya Aplikasi Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kota Kupang, maka sangat membantu para wisatawan dalam mendapatkan informasi mengenai pariwisata yang ada di Kota Kupang karena sistem dapat diakses langsung secara online.

o   Perancangan sistem Aplikasi ini dilengkapi dengan fungsi zoom peta, sehingga pengguna dapat mengetahui lokasi-lokasi jalan yang ada di Kota Kupang, guna mempermudah akses langsung ke lokasi objek wisata yang ingin di kunjungi.

o    Target penggunaan Aplikasi ini ditunjukan untuk Dinas Pariwisata Kota Kupang, guna secara langsung meng-update data-data pariwisata yang ada di Kota Kupang, sehingga informasi yang dihasilkan lebih maksimal.

 

JURNALINTERNASIONAL

IMPLEMENTATION OF POTENTIAL GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) AND REMOTE SENSING (RS) IN RIVER ANALYSIS

 

Latar Belakang

 

This study describes the potential applications of GIS and Remote Sensing techniques to support river analysis and management. Remote Sensing and GIS are familiar as influential tools to achieve this goal by helping people with experience in management decision systems. The integration of Geographical Information Systems (GIS) and Remote Sensing has provided tools that can contribute to a clearer understanding of real problems as well as prescriptive planning scenarios for improved quality of river analysis and management. Study of the fluvial morphology of landforms through a combination of remote sensing, GIS analysis and field observations to better understand the morphological characteristics and dynamics of rivers with particular emphasis on bank lines and area changes

 

 Tujuan

 

Oqbjective: to avoid or reduce significant adverse impacts of terrestrial flora and fauna, compilation of river databases with special emphasis on fish diversity and habitat mapping with the help of Geographical Information Systems (GIS) . Using modern techniques of Remote Sensing and Geographical Information Systems together with community participation, conservation programs, the sustainability of these programs can be ensured. Acquire expertise and build infrastructure in the field of Remote Sensing and Geographical Information Systems. Practical application of remote sensing techniques, in mapping the distribution of natural resources, assessment, conservation and management by using visual and digital analysistechniques.

 

Research methods : metode

 

This study will compile descriptions of vegetation assemblages, fauna habitat, to assess the potential impact of the project on rare and endangered species and vegetation communities and to provide recommendations for measures to avoid or reduce significant adverse impacts of terrestrial flora and fauna, compilation of a river database with Geographical and Remote Information System assistance

 

  Kesimpulan

 

Rivers are one of the most valuable natural resources; Due to sluggish population growth and potential demand for urbanization the identification of groundwater zones is also increasing in this country as in the rest of the world. The collective use of remote sensing and GIS-based potential zone analysis has brought a new path in this field. So, a combination of remote sensing and GIS techniques has been used in this study. Table I Different types of data are important for GIS and Remote Sensing Analysis and prove to be a powerful tool for understanding river behavior in any area. The index weighted overlay model is also very useful in rivermapping